RENUNGAN DISENJA HARI

BIsmillahirrahmanirrahiim..
Assalamualaikum Warahmatullahi. Wabarakaatuh.

“Wahai manusia,sesungguhny a kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan.Dan kami jadikan kamu berbangsa dan bersuku,agar kamu saling kenal mengenal.Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertakwa”(Q. S. Al Hujuraat 13)

Nabi Shallallahu’ alaihi Wasallam Bersabda:
“Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada tubuhmu, dan bentukmu, tetapi memandang kepada hatimu.”(H.R. Muslim 10/6707)
Riwayat lain:
“Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada tubuh dan hartamu, tetapi memandang kepada hati,dan perbuatanmu” .(H.R. Muslim,Ibnu Majah,Ahmad) .

Saudara-saudara saya yang se Iman, Rahimakumullah:

Dari Ayat Al Qur’an dan hadist-hadist diatas, ada sedikit yang pantas kita renungkan.Renungan dalam kalbu, hati sanubari yang hanya pasrah pada sang Khalik, maha Agung.

Kita harus selalu ingat, bahwa, segala yang ada dipermukaan bumi ini, merupakan penciptaan dari Allah SWT, yang sengaja khusus diciptakannya buat manusia, karena manusia adalah ciptaannya yang paling mulia.Matahari, Bulan Bintang yang beredar diangkasa raya itu, diciptakan untuk kepentingan manusia.Tumbuh- tumbuhan, yang kita makan,Isi laut,berupa Ikan juga buat kita makan, sampai Mutiara Manikampun buat dijadikan hiasan oleh manusia, hewan di daratan, juga buat kita makan, dan ada buat keperluan yang lain

1).INGAT KEPADA ALLAH:

Kita sebagai Muslim, diperintahkan untuk selalu ingat kepada Allah, dalam bahasa yang lebih tepatnya, kita diperintahkan untuk selalu dzikir.Mengingat Allah dalam keadaan apapun, dan bagaimanapun juga.

Ingatlah tatkala kita pertama kali melantunkan kalimah “LAAILAAHAAILLALLAA H”,tiada Tuhan selain Allah. Apa yang terbayang dalam benak kita ketika itu..? Tak lain dan tak bukan, hanya Allahlah yang mampu memelihara kita, menyayangi kita, sebenar-benar kasih sayang, yang tiada taranya, meskipun ombak laut, dgn gelombangnya yang cukup kencang dan dahsyat, maut menghantam kita.Api yang panas membara,menggerogot i, dan menghancur lelehkan kulit kita,siapa yang dapat meloloskan kita dari semua bencana yang melanda itu..Nyala Api dalam dada, tatkala kita dipanah orang dgn kata-kata yang cukup tajam , siapa yang menolong kita utk bersabar?Tiada lain dan tiada bukan, hanya ALLAH semata.

Disaat kita terjatuh, atau tersandung kerikil-kerikil kecil, atau kita sedang meraung kesakitan, mengeluh apa yang keluar dari mulut kita ketika itu.Tiada lain dan tiada bukan kata-kata:”AH….”.Tahukah saudara kata Ah..itu maknanya apa..?.Kata ini lebih tersirat,bahwa tanpa disengaja,ataupun tak disengaja,kita tetap mengucapkan nama “ALLAH”.Kata “Ah” itu adalah singkatan nama Allah.Jadi mau tak mau , sadar atau tidak sadar, jelas, nama Allah ini ada didalam hati sanubari manusia. Allah itu lebih dekat kepada manusia, ketimbang urat nadinya yang berjalan itu.

Kata Allah(Dalam bahasa Arab,terdiri dari huruf “Alif,..Laam,…Ha..”.Bila saja salah satu dari huruf diatas dihilangkan, tetap selalu bermaknakan nama Allah juga. Salah satu contoh. Coba saudara hilangkan huruf pertamanya dihapus(Alif) , maka yang akan terbaca adalah kata”LILLAAH” (Demi karena Allah)..Bila satu hurufnya lagi dihapus, maka akan terbaca”LAHU” (Yang artinya, utkNYA).Bila dihapus lagi,maka akan terbaca “HU”(yang artinya”HUWA, atau “DIA”).

Dalam kaedah penulisan kaligrafi(Khat) tulisan Arabpun, cara menulisnya sangat specific, bagi yang tahu kaligrafi, akan tahu cara penulisan Allah yang tepat, tidak sembarang tulis, karena tulisan Khat Arab yang sebenarnya terdiri dari 5 yang pokok, dan dapat dibagi lagi menjadi beberapa cabang, utk penulisan kata Allah ini,sangat menarik utk diulas…

Cobalah saudara rasakan, tatkala saudara dalam keadaan letih. Apa yang keluar dari desah nafas saudara itu..?Ah…Itu kalau saudara menyadarinya sepenuhnya, sebenarnya sadar atau tak sadar, saudara sedang mengucapkan kalimat Allah, karena Ah..adalah kata “Ha”,atau “Hu”,dalam Arabnya berartikan “DIA”. Benar,atau tidak benar ulasan saya ini,saudara sendiri dapat menilainya. Saya hanya mencoba menyadarkan diri saya,dan juga saudara sekalian,bahwa kita memang harus selalu ingat Allah.Semoga dgn membaca tulisan l ini,kapan dan dimanapun saudara telah menyadari, bahwa,diri saudara tidakkan pernah terlepas dari ALLAH.

2)BERTASBIH.

Yang artinya kita meyakini, Allah maha suci dalam seluruh ciptaannya. Dalam bertasbih sesungguhnya kita diminta utk selalu berbaik sangka, kepada Allah, sebagai Tuhan yang menciptakan Alam semesta.Tak ada satupun yang diciptakan oleh Allah, tanpa guna dan tanpa HIKMAH.

Kita lihat sebagai contoh:

Setangkai bunga Mawar, yang tumbuh dari batang yang banyak duri.Akan tetapi dikuncupnya yang paling ujung, mekar bunga dgn bentuk yang amat Indah dan warna yang amat elok, serta wangi yang amat mempesona, memukau hati yang sedang resah, dan berkecamuk, juga hati yang damai dan bahagia.Ketika kita memandang bunga mawar,tak ada yang pantas kita ucapkan, selain memuji penciptanya. Allah semesta alam.

Maka tanpa kita sadari pun kita masuk pada tingkatan “Tahmid”yaitu memujiNYA.Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam,yang telah menciptakan bunga,Mawar yang elok rupawan.Maka kita memuji Allah atas kebesaranNYA. Maka disanalah letak kalimat “Takbir”.Maha besar Allah, tiada yang maha Besar di jagat alam Raya ini kecuali hanya Dia yang maha Agung.

Dan akan runtuhlah segala apa yang kita yakini utk disembah, kecuali Ia Tuhan yang pantas utk disembah.
Bunga Mawar hanya sebagai contoh utk kita merenungi kebesaran ciptaan Allah ini.

Dalam Al Qur’an,Allah berfirman,yang maksudnya: “Seandainya kamu gunakan air laut,sebagai tinta, dan kayu-kayu sebagai pena, untuk mencatat nikmat Allah padamu, maka air lautpun kering, dan habis kayu-kayu itu,namun Nikmat Allah itu belum seberapa yang kamu catat.

Ciptaan Allah maha sempurna.Pada tempat yang kurang pasti ada kelebihannya.

Pada Mawar yang indah,terdapat Duri.Ini menandakan, pada setiap yang cantikpun ada yang jeleknya,ada yang dapat membuat tanganmu terluka,bila dirimu tak hati-hati.

Pada Bunga Teratai yang elok, diatas air, akarnya tertanam pada Lumpur.

Entah apa lagi yang ada pada bunga “Sakura”di “Jepang sana”yang katanya ia bukanlah berbentuk seperti bunga mawar, atau teratai, ia hanya berbentuk sebatang pohon. Sayang sekali saya tak dapat melihatnya,membayan gkannyapun tak dapat.

Dan hanya kerang yang terluka yang dapat menghasilkan Mutiara…..

Subhanallah, Walhamdulillah, Walaailaahaillal laah,Wallaahu akbar.Benar Nabi bersabda:”tasbih, tahmid,tahlil dan takbir memenuhi timbangan kebaikan seorang hamba.

Wallohu alam bi showab

Wallohu ya’lamu wa antum laa ta’lamun…

dedicated untuk kedua orang tua kita….semoga Alloh ridho pada MEreka
ameen….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s